Selasa, 05 April 2011

ROKET

Foto Roket

Anggota Kelompok bersama Roket
(dari kiri: Andrean, Ivan, Ade)

Anggota kelompok: Raditio

Berikut video roket kami
video

Kamis, 17 Februari 2011

Karya tulis Ilmiah

Teori Kesetimbangan Benda Tegar
Kesetimbangan adalah keadaan sistem atau benda, tidak ada gaya atau Torsi bekerja atau resultannya nol.
Ada 4 kemungkinan benda setimbang:
1.       Diam
2.       Bergerak GLB
3.       Bergerak GMB
4.       Bergerak GMB dan GLB
Benda tegar  adalah benda yang tidak mengalami perubahan karena pengaruh gaya atau Torsi.
Catatan:
1.       Ukuran benda dianggap titik partikel
2.       Jika benda memanjang dilukis garis lurus
3.       Gaya berat (w=m.g) benda diluks di titik berat benda


Sumber : yoskin.wordpress.com

Berat benda yang digantung ditarik oleh gaya horizontal 15 N seperti gambar di atas. Tentukan tegangan tali dan berat benda tersebut!
Jawaban:
Terdapat 3 gaya yang bekerja pada sistem kesetimbangan ini, yaitu : berat benda (w), gaya (F), dan tegangan tali (T). Kita gambarkan 3 buah gaya yang bekerja pada sistem.

Kita gambarkan gaya-gaya tersebut dalam koordinat xy seperti gambar di bawah ini

∑Fx = 0
F-x =0 => Tx = F
T cos 60o = 15
T (0.5) = 15 => T=30 N
Dengan menulis kesetimbangan pada sumbu y kita memperoleh berat w.
∑Fy = 0
Ty-w=0 => Ty = w
Tsin 60o = w
(30 N) ( 3-2/2) = w => w =15.3-2

Jumat, 11 Februari 2011

Laporan Praktikum


LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA KESETIMBANGAN BENDA TEGAR
A.      TUJUAN
Untuk mengetahui gaya-gaya yang bekerja pada penggaris yang dikaitkan pada katrol

B.      ALAT DAN BAHAN
1.    Penggaris
2.    Katrol
3.    Benang Wol
4.    Milimeter Blok

C.      TINJAUAN TEORI

1.    Gravitasi
2.    Momen Inersia
3.    Kesetimbangan Benda Tegar
4.    Gaya Tarik Bumi
5.    Gaya Tegang Tali

D.      DATA

Gambar 1:

 
Gambar 2:

Berdasarkan data:
NO
∑Fx
∑Fy
F1
T X1 = 0.34 N
Ty1 = -0.36N
F2
T X2 = -0.34 N
Ty2 = 0.36N
F3

W3 = 0.55N
F4

W0 = 0.2N
0
0.75

NO
F
R
t = F x R
F1
Ty1=   -0.36 N
R1 = 29
t1= -10.44 Ncm
F2
Tx1=   +0.34 N
R2 = 9
t 2= +3.06 Ncm
F3
W3=   -0.55  N
R3 = 18.6
t 3= +10.23 Ncm
F4
W0=   +0.2  N
R4 = 14.3
t 4= +28.6 Ncm
F5
Ty2=   +0.36 N
R5 = 0
t 5= 0 Ncm
F6
Tx2=   -0.34 N
R6 = 0
t 6= 0 Ncm



∑ = 31.45 Ncm


E.       KESIMPULAN
Berdasarkan gambar 2 dimana A dianggap poros diam maka gaya gaya yang bekerja pada titik A=0. Sedangkan gaya yang bekerja pada W0, W3, Ty1 memiliki nilai.



Jumat, 14 Januari 2011

Tabel Kelompok

NO
Nama
Nilai 1
Nilai 2
Point 1
Nilai 3
Point 2
Q1
Q2
1
Ade
2
Ivan
3
Andrean
4
Raditio
Total

Rabu, 12 Januari 2011

Nama Anggota Kelompok

Ade Dwirisha Putra XI IPA 2 - 13
Florentius Raditio XI IPA 2 - 30
Johannes Andrean XI IPA 2 - 21
Ivan Christian XI IPA 2 - 31